Subuh
oleh : Maryo Sanjaya Adi Putra
Jelang fajar sambut sang cahaya
Ku tulis makna dari suatu peristiwa
Ku sujud bersyukur karena terbangun
Dari lelap yang sekejap
Sepi terkoyakkan seketika oleh senandung nan agung
Alunan suara merdu dari keindahan peristiwa subuh
Semangat hidup terlahir kembali
Layaknya bayi yang baru keluar dari rahim sang ibu
Adzan subuh kutanda dengan doa dan dzikir
Kududuk bersimpuh sebagai hamba Nya
Memohon sesuatu untuk dikabulkan
Merenungi jejak khilaf ku pada Nya
Dan meminta dengan keikhlasan hati petunjuk dari Nya
Hari ini aku hidup sebelum ku mati
Ku hitung dengan jelas dosa dunia akhirat
Ku berhutang banyak pahala pada mu ya Allah
Beri ku petunjuk untuk membayarnya
Karena pahala adalah kewajiban ku untuk mendapatkannya
Hari ini kumohon ada petunjuk untukku beribadah
Segalanya ku pinta lebih baik dan mulia dari kemarin
Pekanbaru
26-3-06
About this entry
You’re currently reading “Subuh,” an entry on Sebentuk Makna dalam Bahasa Jiwa dan Cinta
- Telah Diterbitkan:
- Januari 23, 2007 / 12:07 pm
- Kategori:
- Syair Jiwa
- Tag:
Belum ada komentar
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]